Sunday, 19 June 2022

Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Masjid Di Kota Bekasi


Masjid Al-Barkah Kota Bekasi  

Dalam Rangka Mengoptimalkan Peran masjid dimana masjid bukan hanya dijadikan sebagai Sarana Ibadah Wajib saja tapi bagaimana masjid di jadikan sarana sarana seperti di jaman Nabi Muhammada dan Para Sahabat.  yang harus di optimalkan menjadi basis pemberdayaan ekonomi umat. Upaya yang dilakukan oleh MES untuk mendirikan koperasi masjid merupakan ikhtiar yang sangat baik untuk ikut menyelesaikan persoalan ekomoni,

Tahun 2020 menjadi awal permulaan  ketika Covid 19 Mewabah di indonesia umumny khususnya Kota Bekasi, perlu inovasi yang jitu untuk  pemberdayaan ekonomi agar masyarakat bisa bertahan di krisis multidimensi tersebut. 

dalam penanganan tersebut Kota Bekasi menggerakan masjid sebagai pilar pilar perekonomian dengan membina dan mensosialisasikan pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid melalui pendirian Koperasi Koperasi Masjid di Kota Bekasi, diawali dari masjid masjid jami yang di pandang akan menuju Masjid Produktif , 56 Masjid se Kota bekasi menjadi pilihan   untuk menjalan kan program tersebut.

proses Sosialisasi dan Verifikasi  terkait dengan pembuatan Akte Koperasi Syariah Berbasis Masjid ini dilakukan oleh Dinas UMKM dan Koperasi Kota Bekasi Yaitu Bapak Rinto.

Dilakukan Sosilaisasi di Masjid Jami Al Maidah Jatibening,  Sekreatris DKM Masjid Jami Al Maidah Rohmatuloh, S.Kom  menyambut baik program Pemerinrah Kota Bekasi dalam pemberdayaan masjid dibidang Ekonomi Tersebut , Rohmat mengapresiakan program tersebut sebagai program kemandirian Umat terllebih lagi melibatkan Masjid yang menjadi Icon Peribadatan Umat Islam, Jadi Masjid bukan hanya digunakan Untuk Sarana Ibadah saja, Masjid akan kita gunakan sebagai sarana kegiatan Pendidikan, Sosial, Ekonomi  dan kegiatan Lain yang di pandang Bemanfaat untuk umat.

Dibentuknya Koperasi Masjid Berbasis syariah BMT Almaidah Madiani ini menjadi semangat bari amasyarakt sekitar untuk berinovasi dalam hal membangun perekonomian di Wilayah Kota Bekasi(DR)


Rohmatuloh

DKM Masjid Jami Al Maidah


S2 Keuangan , ITB AHMAD DAHLAN JAKARTA

Tuesday, 14 December 2021

Palang Pintu Karang Taruna ramaikan Pelantikan LPM Kelurahan Jatibening

 

                      Camat Pondokgede H. Ahmad Syahroni  Melantik Pengurs LPM Jatibening Periode 2021-2026

Bekasi , 12/12/21 .

LPM Kelurahan Jatibening menemui babak baru dalam kepemimpinan , lembaga yang menjadi Penampung Aspirasi, Merencanakan dan  Mengawasi Proses Pembangunan diwilayah kelurahan jatibening sesuai deng PERWAL No.46.A  Tahun 2021  yang merupakan PERWAL perubahan  dari PERWAL No, 93 Tahun 2020 dimana fungsi LPM adalah “Wadah Partisipasi Masyarakat sebagai mitra Pemerintah Kelurahan, ikut serta dalam Perencanaan, Menampung dan mewujudkan Aspirasi kebutuhan Masyarakat dan pengawasan Pembangunan serta memiliki sifat konsultatif dengan lembaga atau organisasi masyarakat, RT dan RW”.

 

Prosesi Pelantikan yang diawalai dengan Penampilan Palang Pintu Oleh Karang Taruna Kelurahan Jatibening  untuk Menyambut Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro  di damping Ketua LPM Terpilih Rohmatuloh  yang di terima  oleh Ketua Panita Pemilihan Ketua LPM di damping Oleh Camat Pondokgede  dan Lurah Jatibening, di isi dengan Pertarungan para jawara dan adu mulut para jubir yang menundang tawa para  tamu. 

 

Kepengurusan LPM yng didominasi oleh Milenial dari berbagai Kalangan seperti Akademisi, Dokter, Penggiat Sosial, Penggiat Budaya, Penggiat Pendidikan  dan Penggiat Kemsayarakatn  serta lengkapi dengan tokoh senior dari unsur Pengusaha  dan tokoh Masyarakat .

 

Drajat Budiman yang merupakan Katua Panitia Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Jatibening menyampaikan  dalam sambutannya  “Proses pemilihan Ketua  secara demokratis sudah dilakukan  sesuai dengan PERWAL No.93 Tahun 2020, ini merupakan pembelajaran Demokrasi sekala Kecil, Alhamdulillah Pada hari  ini kita bersama menghadriri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LPM Jatibening 2021-2026 yang lansung di lantik oleh Camat Pondokgede H Ahmad Syahroni . (12/12/21).

 

“Saya berharap dengan barunya pengurus LPM Kelurahan Jatibening menjadi  Baro meter perubahan  dan bangkitnya aktivitas Peran  LPM diwilayah lain baik  melalui Pembangunan Fisik dan Non Fisik , Apalagi dia kondisi Pandemi sekarang Ini Kita butuh mengerakan perekonomian Masyarakat  seperti membentuk Koperasi untuk mengakomodir kebutuhan membangkitkan perekonomian masyarakat Jatibening” Tegas Drajat  yang juga merupakan Ketua Forum RW Kelurahan Jatibening.

 

 

Rohmatuloh  ketua LPM Terpilih  resmi memimpin LPM Jatibening periode 2021-2026  setalah dilantik langsung Oleh Camat Pondokgede  , dalam sambutannya Rahmat memaparkan Program kerja dihadapa Lurah, Camat, Ketua DPRD dan  5 Anggota dprd lainnya yang hadir dalam Proses Pelantikan dan Pengukuhan  yang dilaksanakan dibalai RW.06  Kelurahan Jatibening.

 

“ Kami berharap peran LPM diperkuat dengan dukungan dari Lurah, Camat dan Anggota legislatif, dengan niat yang sama mensejahterakan masyarakat Kelurahan jatibening  dengan pembangunan berupa Fisik Masupun Non fisik “ Terang Rahmat.

 

 

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro  atau yang akrab di panggil bang Choi  dalam sambutannya menyampaikan bahwa “peran LPM hamper sama dengan Peran DPRD  yaitu melakukan Perencanaan, Menampung dan mewujudkan Aspirasi kebutuhan Masyarakat, Insya Allah DPRD Kota bekasi akan mensupport  apapun  yang  akan mempermudah kerja LPM dilingkungan , seperti Pengaggraan dana Operasional LPM “ .

 

 

Hadir dalam pelantikan tersebut Anggota DPRD  Kota Bekasi dari dapil V Pondokgede Pondok Melati  diantaranya  H.M Saifuddawlah (PKS) , Faisal, SE (GOLKAR), Syafril (PAN), Ketua Karang Taruna, Ketua BKM , PKK dan Posyandu kelurahan Jatibening  serta Ketua LPM Kelurahan Se Kecamatan Pondokgede.  (Dr)

 




Tuesday, 29 October 2019

Ciri-Ciri Pemuda Kreatif

Hasil gambar untuk karang taruna lintas wilayah

Seseorang yang kreatif memiliki karakteristik sebagai berikut :

  1. Cenderung melihat suatu persoalan sebagai tantangan untuk menunjukkan kemampuan diri.
  2. Cenderung memikirkan alternatif solusi/tindakan yang tidak dilakukan oleh orang-orang pada umumnya atau bukan sesuatu yang sudah biasa dilakukan.
  3. Tidak takut untuk mencoba hal-hal baru.
  4. Mau belajar mempergunakan cara, teknik dan peralatan baru.
  5. Tidak takut dicemoohkan oleh orang lain karena berbeda dari kebiasaan
  6. Tidak malu bertanya berbagai informasi tentang sesuatu hal yang dianggap menarik.
  7. Tidak cepat puas terhadap hasil yang diperoleh.
  8. Toleran terhadap kegagalan dan frustasi.
  9. Memikirkan apa yang mungkin dapat dilakukan atau dikerjakan dari suatu kondisi, keadaan atau benda.
Yuks Sama sama kita bersama Maju dan Kreatif Bersama Karang Taruna Lintas Wilayah Kota Bekasi.

Tuesday, 15 October 2019

Ya Rasulullah - Siti Nurhaliza [LIRIK]





Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku
Kerna pancaran ketenanganmu...

Ya Rasulullah Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kami rindu padamu...

Ya Rasulullah Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kurniakanlah syafaatmu...



Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya Rabbi Solli Alaihi Wasallim...

Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya Rabbi Solli Alaihi Wasallim...


Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku
Kerana pancaran ketenanganmu...

Ya Rasulullah Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kami rindu padamu...


Ya Rasulullah Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kurniakanlah syafaatmu...



Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya Rabbi Solli Alaihi Wasallim...

Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya Rabbi Solli Alaihi Wasallim...



LIRIK LAGU RAIHAN – SESUNGGUHNYA



Sebenarnya hati ini cinta kepada mu
sebenarnya diri ini rindu kepada mu
tapi aku tidak mengerti
mengapa cinta masih tak hadir
tapi aku tidak mengerti
mengapa rindu belum berbunga
sesungguhnya walau kukutip
semua permata di dasar lautan
sesungguhnya walau kusiram
dengan air hujan dari tujuh langit mu
namun cinta takkan hadir
namun rindu takkan ber bunga
kucuba menghulurkan
sebuah hadiah kepada mu
tapi mungkin kerana isinya
tidak sempurna tiada seri
kucuba menyiramnya
agar tumbuh dan berbunga
tapi mungkin kerana airnya
tidak sesegar telaga kautsar
sesungguhnya walau kukutip
semua permata di dasar lautan
sesungguhnya walau kusiram
dengan air hujan dari tujuh langit mu
namun cinta takkan hadir
namun rindu tak akan berbunga
jika tidak mengharap rahmat mu
jika tidak menagih simpati
pada mu ya allah
tuhan hadiahkanlah kasih mu kepadaku
tuhan kurniakanlah rinduku kepada mu
moga kutahu
syukurku adalah milik mu

Lirik Doa Solat Dhuha – Unic (Merdu )


Allahumma Innadh Dhuha-A Dhuha-Uka
Wal  Bahaa-A Bahaa-Uka
Wal Jamaala Jamaaluka
Wal Quwwata Quwatuka
Wal Qudrata Qudratuka
Wal Ishmata Ishmatuka
Allahuma Inkaana Rizqi Fis Samma-I Fa Anzilhu
Wan Inkaana Fil Ardhi Fa-Akhrijhu
Wa Inkaana Mu’asiran Fayassirhu
Wa Inkaana Haraaman Fathahhirhu
Wa Inkaana Ba’idan Fa Qaribhu
Bihaqqiduhaa-Ika Wa Bahaaika
Wa Jamaalika Wa Quwwatika Wa Qudratika
Aatini Maa Ataita Min’Ibadikash Shalihin
Ya Allah
Sesungguhnya Waktu Dhuha itu DhuhaMU
Kecantikannya KecantikanMU
Keindahannya KeindahanMU
Kekuatannya KekuatanMU
Kekuasaannya KekuasaanMU
Perlindungannya PerlindunganMU
Ya Allah
Jika rezeki masih di langit, turunkanlah
Jika di bumi, keluarkanlah
Jika sukar, permudahkanlah
Jika haram, sucikanlah
Jika jauh, dekatkanlah
Berkat waktu Dhuha
KecantikanMU, keindahanMU
KekuatanMU, kekuasaanMU
Limpahkan kepadaku segala
Yang Engkau telah limpahkan
Kepada hamba-hambaMU yang soleh

Tuesday, 8 October 2019

4 Amalan Agar Rejeki Mengalir deras.




Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna dari semua makhluk yang diciptakan Allah SWT. Dari kesempurnaan tersebut manusia telah dibekali dengan kemampuan-kemampuan yang cerdas sehingga dapat melaksanakan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan Allah. Sehingga Allah memberikan berbagai nikat atas apa yang sudah dilakukan manusia, salah satu nikmat tersebut adalah Rezeki.
Bebicara tentang rezeki pasti erat kaitannya dengan materi atau harta. Namun, tahukah Anda bahwa rezeki tidak hanya berbentuk materi saja tetapi segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi manusia juga termasuk rezeki dan akan selalu didapatkan oleh masing-masing manusia dan tidak tertukar satu sama lain.

4 Kunci Utama Pembuka Pintu Rezeki

Meski begitu, bukan berarti harus diam saja untuk menunggu rejeki tersebut datang, tetapi kita harus tetap berusaha untuk menjemputnya datang, yaitu dengan cara berikhtiar. Namun, dalam beriktiar harus dibekali dengan do'a dan amalan-amalan tertentu agar ikhtiar yang kita kerjakan dimudahkan dan rezeki tersebut terbuka untuk kita. Mau tau amalan apa saja itu? Yuk simak selengkapnya dibawah ini.

2. Sedekah pagi hari
Pada umumnya sedekah bisa dilakukan kapan saja dalam waktu apapun. Tetapi ada keutamaan tersendiri jika bersedekah dipagi hari, karena para malaikat akan mendoakan orang yang bersedekah dipagi hari. Namun, tetap saja dalam waktu apapun sedekah sangat baik dan akan mendapatkan berkah dari Allah, salah satunya dilancarkan rezeki kita.

3. Shalat Dhuha
Tahukah Anda bahwa shalat dhuha memiliki keistimawaan yang baik untuk yang melaksanakannya. Shalat Dhuha dua rakaat setara dengan ketika bersedekah 360 kali, sedangkan jika kita melakukan shalat dhuha empat rakaat maka Allah akan menjamin terhadap rezeki kita.

4. Doa dan restu orang tua
Salah satu ridho Allah yang paling utama ada pada orang tua, khususnya seorang ibu. Sebagai seorang anak kita diwajibkan untuk menghormati dan membahagiakan orang tua. Selain itu, Doa orang tua kepada anaknya merupakan doa yang paling mujarab dan dikhabulkan oleh Allah SWT. Maka mintalah doa dan restu dari orang tua.


x

Friday, 4 October 2019

Pitung Sang Superhero Orang Betawi.

Bekasi Tempo Dulu



Ibukota Jakarta merupakan kota terbesar yang ada di Indonesia. Sebagai pusat perekonomian negara, tentu kota yang akrab dengan kemacetan ini selalu menarik untuk dibahas. Mulai dari tempat wisata, kuliner, adat istiadat, hingga kisah kepahlawanan legendaris, Si Pitung.
Bagi warga Jakarta, khususnya orang Betawi, Si Pitung merupakan seorang legenda. Kisah kepahlawanannya sudah turun-temurun diceritakan dari buyut ke cucu. Namun, ternyata kisah kepahlawanan Pitung bukanlah isapan jempol belaka.
Menurut sejarahwan Belanda, Margreet van Till, Si Pitung adalah tokoh penting dalam kehidupan orang Betawi. Dalam sejarahnya, Si Pitung kerap merampas harta-harta orang kaya dan membagikannya kepada orang-orang yang sangat membutuhkan.
“Sebagai kepala geng, Si Pitung merampok rumah-rumah tuan tanah yang kaya. Dia terkenal karena keberaniannya, yang dipercaya memiliki senjata-senjata magis dan kekuatan-kekuatan magis,” ungkap Margeet Van Till dalam tulisannya yang berjudul Colonial Criminals in Java.
Margreet juga membeberkan nama asli Si Pitung. Rahasia ini terbongkar ketika Pitung tertangkap polisi. Dalam dokumen penangkapan tersebut, terdapat nama asli Pitung yang tak lain dan tak bukan bernama Salihoen.
Si Pitung adalah sosok nyata yang hidup pada abad ke-19. Sang legenda lahir di Pengumben, suatu desa di daerah Rawa Belong. Pitung merupakan anak dari pasangan Bang Piung dan Mpok Minah. Pitung kecil menghabiskan waktunya di pesantren milik Hadji Naipin. Di sana, Pitung aktif mengaji dan mengasah ilmu bela dirinya, tak heran ketika beranjak dewasa Pitung lihai sekali melawan para penjajah.
Sejarah mencatat Pitung melakukan aksi perampokan pada tahun 1892-1893. Dalam aksinya tersebut, Pitung bersama gengnya, Dji’ih, Rais, dan Jebul merampok rumah-rumah orang gedongan pada masa itu dan aksinya tersbeut terekam oleh media asal Belanda, Hindia Holanda.
Warga betawi menyebut Pitung memiliki ilmu supranatural. Kabar tersebut muncul akibat ulah Pitung yang ketika ditangkap polisi, dirinya dapat dengan mudah meloloskan diri bak belut dalam lumpur. Bertahun-tahun dicap sebagai buronan, pada akhirnya Pitung menyerah pada takdir dan meninggal dunia.
Berita kematiannya pun heboh, di kalangan Betawi mitos kematian Pitung bermunculan. Ada yang mengatakan bila penyebab kematian Pitung karena Pitung kehilangan jimat keabadiannya, yakni rambut. Pasalnya, beberapa waktu sebelum meninggal, Pitung terlihat berbeda dengan tampilan rambut pendek habis dipotong di daerah Pasar Senen. Atas dasar ini banyak yang percaya bila Pitung meninggal karena kehilangan daya magisnya.

Selepas kepergian Pitung, para penjajah terasa amat lega dan bergembira. Namun bagi rakyat Betawi, meinggalnya pitung merupakan musibah dalam negeri. Kisah Si Pitung begitu melegenda dan bagi mereka orang Betawi, Si Pitung adalah Robin Hoodnya Tanah Betawi.

Tuesday, 1 October 2019

Kisah Laki-Laki Meninggal,Masyarakat Tidak Memperdulikannya, Tapi Akhirnya Dishalatkan Oleh Raja Dan Para Ulama Negara Tersebut.




Sepenggal Kisah Dibawah Langit Turki


Di dalam buku hariannya Sultan Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kekalutan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.

Sultan berkata kepada kepada kepala pengawal: “Mari kita keluar sejenak.

Diantara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan dimalam hari dengan cara menyamar.

Mereka pun pergi, hingga tibalah mereka disebuah lorong yang sempit. Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu, ternyata ia telah meninggal. Namun orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya.

Sultanpun memanggil mereka, mereka tak menyadari kalau orang tersebut adalah Sultan. Mereka bertanya: “Apa yang kau inginkan?.

Sultan menjawab: “Mengapa orang ini meningal tapi tidak ada satu pun diantara kalian yang mau mengangkat jenazahnya? Siapa dia? Dimana keluarganya?”

Mereka berkata: “Orang ini Zindiq, suka menenggak minuman keras dan berzina”.

Sultan menimpali: “Tapi . . bukankah ia termasuk umat Muhammad shallallahu alaihi wasallam? Ayo angkat jenazahnya, kita bawa ke rumahnya”.

Mereka pun membawa jenazah laki-laki itu ke rumahnya.

Melihat suaminya meninggal, sang istripun pun menangis. Orang-orang yang membawa jenazahnya langsung pergi, tinggallah sang Sultan dan kepala pengawalnya.

Dalam tangisnya sang istri berucap: Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah.. Aku bersaksi bahwa engkau termasuk orang yang sholeh”

Mendengar ucapan itu Sultan Murad kaget.. Bagaimana mungkin dia termasuk wali Allah sementara orang-orang mengatakan tentang dia begini dan begitu, sampai-sampai mereka tidak peduli dengan kematiannya”.

Sang istri menjawab:
“Sudah kuduga pasti akan begini…
Setiap malam suamiku keluar rumah pergi ke toko-toko minuman keras, dia membeli minuman keras dari dari para penjual sejauh yang ia mampu. Kemudian minuman-minuman itu di bawah ke rumah lalu ditumpahkannya ke dalam toilet, sambil berkata: “Aku telah meringankan dosa kaum muslimin”.

Dia juga selalu pergi menemui para pelacur, memberi mereka uang dan berkata: “Malam ini kalian sudah dalam bayaranku, jadi tutup pintu rumahmu sampai pagi”.

Kemudian ia pulang ke rumah, dan berkata kepadaku: “Alhamdulillah, malam ini aku telah meringankan dosa para pelacur itu dan pemuda-pemuda Islam”.

Orang-orangpun hanya menyaksikan bahwa ia selalu membeli khamar dan menemui pelacur, lalu mereka menuduhnya dengan berbagai tuduhan dan menjadikannya buah bibir.

Suatu kali aku pernah berkata kepada suamiku: “Kalau kamu mati nanti, tidak akan ada kaum muslimin yang mau memandikan jenazahmu, mensholatimu dan menguburkan jenazahmu”.

Ia hanya tertawa, dan berkata: “Jangan takut, bila aku mati, aku akan disholati oleh Sultannya kaum muslimin, para Ulama dan para Auliya”.

Maka, Sultan Murad pun menangis, dan berkata: “Benar! Demi Allah, akulah Sultan Murad, dan besok pagi kita akan memandikannya, mensholatkannya dan menguburkannya”.

Demikianlah, akhirnya prosesi penyelenggaraan jenazah laki-laki itu dihadiri oleh Sultan, para ulama, para masyaikh dan seluruh masyarakat.

(Kisah ini diceritakan kembali oleh Syaikh Al Musnid Hamid Akram Al Bukhory dari Mudzakkiraat Sultan Murad IV)

Thursday, 5 July 2018

Tatiek Rahayu “Kartini” Pondokgede Ikuti Tes Kesehatan Bacaleg


Tatiek Rahayu


Kota Bekasi :  Setelah suksesnya penyelengaraan PILKADA 2018, KPU Kota Bekasi  membuka tahapan untuk hajatan Negara Berikutnya Yaitu PILEG dan PILPRES 2019, Diantara tahapan PILEG 2019 adalah salah satu persyaratan untuk pendaftaran caleg,   dengan tes kesehatan yang harus dilakukan di RS yang resmi di tunjuk Oleh kpu Kota Bekasi.

Dalam menjalani tahapan dan syarat administrasi , partai Pemenang PILKADA Kota Bekasi  GOLKAR yang sukses mengusung Pasangan Rahmat effendi dan Tri Adhyanto mulai melakukan seleksi BACALEG , selain ketokohan BACALEG kondisi Kesehatan juga menjadi acuan, Agar BACALEG naik statusnya jadi Caleg dan mampu mendongkrak suara partai berlambang Beringin.   (5/7/18)

Ditemui saat tes Kesehatan di RSUD Kota Bekasi  Tatiek Rahayu  yang merupakan Tokoh Perempuan yang active dalam kegiatan sosial dan Organisasi Bentukan Pemerintah yang ada di Pondokgede, Pondokmelati dan Jakasampurna  seperti BKM, POSYANDU, PKK serta Organisasi Kepemudaan dimana Tatiek Rahayu Merupakan Pembina Karang Taruna Kelurahan Jatibening yang kegiatannya  cukup padat ,  bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakt .

Didampingi Pegurus DPD Golkar Kota Bekasi Saat Tes Kesehatan 

Dengan adanya saya dalam Tahapan Seleksi BACALEG  2019 Oleh Partai Golar sekaligus memenuhi Quota untuk  BACALEG  Perempuan , semoga menjadi pemicu dan  akan lahir dewan dewan dari partai GOLKAR Kecamatan Pondokgede  yang Ikhlas akan menyuarakan sauara  dan mengawal  aspirasi Masyarakat Pondokgede  khususnya dan umumnya Kota Bekasi, Harap Tatiek

Tomas Arifin  warga RT. 9/001 yang merupan perantau yang sdh 5 Tahun berdomisili dijatibening mengatakan  “ saya mengenal  Bu Tatiek selain dia adalah Ibu RT dari 05/01   beliau juga merupakan  tokoh perempuan di PKK, POSYANDU Dan Organisasi Kepemudaan , yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, kalo  orang orang mah bila mao nyaleg doang mau bantu, bantu ngurus surat surat yang dibutuhkan masyarakat, bantu mendistribusikan hak hak masyarakat yg berhak, membantu aspirasi masyarkat untuk meningkatkan fasilitas Infrastruktur seperti jalan dan Drainase karena beliau anggota BKM yang tugasnya memperbaiki fasilitas dan infrastruktur  untuk kepentingan umum tanpa kepentingan Politik , Pokoknya bila beliau terpilih menjadi Caleg saya ikhlas menjadi suruhan beliau untuk mensukseskan agar beliau bisa duduk di DPRD”, Katanya.


Panitia Seleksi BACALEG  juga melakukan pengecekan  tekanan darah  (Normal / Darah rendah / Darah Tinggi), Tes Nadi (Permenit)  tes mata dan pengukuran tingi serta berat badan.

Monday, 13 November 2017

Karang Taruna membantu Pemerintah dan meringankan permasalahan Sosial.




Pondokgede :  Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pilkada Serentak 2018 , lurah jatibening Miyana  mengumpulkan Karang Taruna , PPS , dan kasie Kelurahan Jatibening untuk membicarakan peran pemuda dalam mensukseskan Pilkada serentak 2018 dalam rangka memilih Walikota dan Wakil walikota Bekasi Serta Memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat .

Harapan Miyana “ Semoga prestasi PPS Kelurahan Jatibening  yang sudah beberapa periode di pegang oleh Karang Taruna dan Prestasi dalam hal Management Konflik  yang ada di kelurahan jatibening sangat memuaskan serta mampu meredam permasalahan baik Internal maupun external, saya harap jatibeing tetap mempertahankan prestasi tersebut  serta menjadi mitra KPU yang selalu terdahulu dalam hal apapun” tegas Miyana saat memberikan sambutan dalam rapat antara PPS , Karang Taruna  dan para Kasie di lingkungan Kel. Jatibening  (11/11/2017).

Taufik selaku ketua PPS Jatibening Terpilih ‘’ kami  PPS akan bekerja bersama dengan Karang Tarun  hal Teknis Maupun Non Teknis,  dimana itu merupakan sinergitas kami PPS Kelurahan Jatibening dan Karang Taruna , yang mana kami PPS Jatibening Merupakan Kader dan Pengurus Karang Taruna Jatibening “ Ujar Topik .

Informasi yang kami dapatkan dari Ketua Karang Taruna Kelurahan Jatibening bahwa Terkait PPS  dan PPK yang ada di kecamatan Pondokgede  85 % merupakan  pengurus Karang Taruna bahkan  Ketua PPS merupakan Pengurus Harian (ketua) Karang Taruna di Kelurahan Masing masing, sedangkan untuk Ketua PPK Bang Fauzi  Merupakan Bendahara Karang Taruna Kec.Pondokgede.

Ditempat berbeda Minggu ,12 November 2017 di RW. 14 Kelurahan Jatibening  Puluhan Pemuda dari Karang Taruna Unit 2/14 melakukan Kerja Bhakti  untuk menjaga kebersihan lingkungan,  dengan berbekal Canggkul, Sapu , Karung Lumpur dan Kantong Plastik sampah pasukan biru tersebut melakukan pembersihan lingkungan .




Ketua Karang Taruna Unit 14 Jatibening Dedi mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini rutin  kami laksanakan, adapun kegiatan yang rutin kami lakukan adalah Pengajian yang semalam (10/11/2017)  sekaligus dalam rangka doa bersama untuk para pahlawan juga membangkitkan rasa nasionalisme pemuda di lingkungan RW.14 Khususnya.  (dr)

LEIDEN IS LIJDEN: BELAJAR LEADERSHIP DARI KELUARGA KECIL IBRAHIM A.S

  Hisahito Rahmat Dakwansyah Ketika kita bicara kepemimpinan, pikiran kita sering melayang pada sosok yang memimpin negara, memenangi pepera...