Showing posts with label MASJID. Show all posts
Showing posts with label MASJID. Show all posts

Friday, 16 May 2025

Budaya Jumat Berkah di Indonesia Antara Tradisi, Religi, dan Solidaritas Sosial

 

Jumat Berkah

Indonesia dikenal sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia. Hal ini turut membentuk berbagai praktik sosial dan budaya yang bernuansa Islami, salah satunya adalah budaya “Jumat Berkah”. Budaya ini bukan hanya sekadar kebiasaan berbagi makanan atau sedekah di hari Jumat, melainkan juga mencerminkan semangat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Asal Usul dan Makna Hari Jumat dalam Islam

Hari Jumat dalam ajaran Islam memiliki keistimewaan tersendiri. Disebut sebagai “sayyidul ayyam” atau pemimpin hari-hari, Jumat dianggap sebagai hari yang penuh berkah dan keutamaan. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

(QS. Al-Jumu'ah: 9)

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW juga bersabda bahwa sedekah pada hari Jumat memiliki keutamaan yang lebih dibanding hari-hari lainnya.

Praktik Budaya Jumat Berkah di Masyarakat

Budaya “Jumat Berkah” di Indonesia berkembang dalam berbagai bentuk kegiatan:

Pembagian Makanan Gratis: Banyak komunitas, masjid, hingga individu, secara rutin membagikan nasi bungkus atau makanan siap saji kepada para pekerja jalanan, tunawisma, atau jamaah masjid setelah salat Jumat.

Sedekah Kolektif: Di beberapa kantor atau sekolah, karyawan atau siswa menyisihkan sebagian uangnya untuk disalurkan dalam bentuk bantuan atau paket sembako kepada yang membutuhkan.

Kajian dan Doa Bersama: Banyak masjid mengadakan kajian keislaman atau doa bersama yang melibatkan masyarakat sekitar.

Kegiatan Sosial oleh Komunitas: Organisasi sosial dan komunitas motor, pemuda masjid, atau lembaga zakat sering menjadikan Jumat sebagai momentum untuk aksi sosial.

Nilai Sosial dan Keagamaan

Budaya Jumat Berkah menjadi media untuk:

Menumbuhkan kepedulian sosial: Masyarakat diajak berbagi tanpa memandang status atau latar belakang. Menghidupkan nilai Islam dalam praktik nyata: Tidak hanya ritual ibadah, tetapi juga muamalah seperti sedekah dan ukhuwah. Menjalin solidaritas komunitas: Aktivitas Jumat Berkah sering kali menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Peran Media Sosial dalam Penyebaran Budaya Jumat Berkah

Perkembangan teknologi, khususnya media sosial seperti Instagram dan TikTok, turut mendorong populerisasi budaya ini. Unggahan tentang kegiatan Jumat Berkah menjadi inspirasi bagi orang lain untuk ikut berbagi dan berbuat baik.

Kesimpulan

Budaya Jumat Berkah di Indonesia merupakan contoh nyata dari sinergi antara nilai keagamaan dan nilai sosial dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar tradisi atau rutinitas, tetapi bentuk nyata dari semangat berbagi, kepedulian, dan kasih sayang antar sesama. Dengan dukungan masyarakat, lembaga, dan teknologi, budaya ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberi dampak positif yang luas.


Rujukan

Al-Qur’an, Surah Al-Jumu'ah: Ayat 9.

Hadis riwayat Muslim, tentang keutamaan hari Jumat dan sedekah.

Haryanto, B. (2021). Tradisi Jumat Berkah dalam Perspektif Islam dan Sosial. Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam, Vol. 5(2).

Lembaga Zakat Nasional (2023). "Tren Sedekah Jumat: Bentuk Kepedulian Sosial di Era Digital".

Tempo.co (2022). "Fenomena Jumat Berkah: Dari Masjid ke Media Sosial".

Republika.co.id. (2021). "Jumat Berkah, Momentum Menebar Kebaikan".


Sunday, 19 June 2022

Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Masjid Di Kota Bekasi


Masjid Al-Barkah Kota Bekasi  

Dalam Rangka Mengoptimalkan Peran masjid dimana masjid bukan hanya dijadikan sebagai Sarana Ibadah Wajib saja tapi bagaimana masjid di jadikan sarana sarana seperti di jaman Nabi Muhammada dan Para Sahabat.  yang harus di optimalkan menjadi basis pemberdayaan ekonomi umat. Upaya yang dilakukan oleh MES untuk mendirikan koperasi masjid merupakan ikhtiar yang sangat baik untuk ikut menyelesaikan persoalan ekomoni,

Tahun 2020 menjadi awal permulaan  ketika Covid 19 Mewabah di indonesia umumny khususnya Kota Bekasi, perlu inovasi yang jitu untuk  pemberdayaan ekonomi agar masyarakat bisa bertahan di krisis multidimensi tersebut. 

dalam penanganan tersebut Kota Bekasi menggerakan masjid sebagai pilar pilar perekonomian dengan membina dan mensosialisasikan pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid melalui pendirian Koperasi Koperasi Masjid di Kota Bekasi, diawali dari masjid masjid jami yang di pandang akan menuju Masjid Produktif , 56 Masjid se Kota bekasi menjadi pilihan   untuk menjalan kan program tersebut.

proses Sosialisasi dan Verifikasi  terkait dengan pembuatan Akte Koperasi Syariah Berbasis Masjid ini dilakukan oleh Dinas UMKM dan Koperasi Kota Bekasi Yaitu Bapak Rinto.

Dilakukan Sosilaisasi di Masjid Jami Al Maidah Jatibening,  Sekreatris DKM Masjid Jami Al Maidah Rohmatuloh, S.Kom  menyambut baik program Pemerinrah Kota Bekasi dalam pemberdayaan masjid dibidang Ekonomi Tersebut , Rohmat mengapresiakan program tersebut sebagai program kemandirian Umat terllebih lagi melibatkan Masjid yang menjadi Icon Peribadatan Umat Islam, Jadi Masjid bukan hanya digunakan Untuk Sarana Ibadah saja, Masjid akan kita gunakan sebagai sarana kegiatan Pendidikan, Sosial, Ekonomi  dan kegiatan Lain yang di pandang Bemanfaat untuk umat.

Dibentuknya Koperasi Masjid Berbasis syariah BMT Almaidah Madiani ini menjadi semangat bari amasyarakt sekitar untuk berinovasi dalam hal membangun perekonomian di Wilayah Kota Bekasi(DR)


Rohmatuloh

DKM Masjid Jami Al Maidah


S2 Keuangan , ITB AHMAD DAHLAN JAKARTA

LEIDEN IS LIJDEN: BELAJAR LEADERSHIP DARI KELUARGA KECIL IBRAHIM A.S

  Hisahito Rahmat Dakwansyah Ketika kita bicara kepemimpinan, pikiran kita sering melayang pada sosok yang memimpin negara, memenangi pepera...